Penggunaan Email Berganti WhatsApp Dalam Bertransaksi Bisnis

Mengamati pola cara bertransaksi, saya yang mulai berbisnis online sejak 2008 hingga saat ini mengamati pergeseran demi bergeseran cara bertransaksi dari menggunakan Email, SMS, Blackberry hingga Whatsapp / WA.



Sekarang muncul pertanyaan:

- Masih perlukah bertransaksi menggunakan email?
- Apa saja transaksi yang sebaiknya menggunakan email?
- Apa kelebihan dan kekurangan transaksi menggunakan email?

Ya, dulu saat saya memulai bisnis online tahun 2008 itu belum ada namanya Blackberry apalagi WhatsApp, telepon seluler hanya bisa dipakai nelpon dan SMS an. Internet sudah bisa tapi masih jaringan 2G yang super lambat, membuka 1 halaman website perlu waktu 10 hingga 60 detik, bahkan nggak kebuka buka, hehehe...

Saat itu hanya email Yahoo yang menjadi prioritas untuk mengirim penawaran ke customer dan calon customer, setelah deal baru biasanya berlanjut ke telepon langsung dan SMS an. Enaknya saat itu tidak banyak pertanyaan dan negosiasi, langsung deal or not deal.

Begitu ada handphone Blackberry yang memiliki fitur Blackberry Messenger (BBM) lambat laun terjadi pergeseran, calon customer selalu minta nomor PIN BBM saya dan minta penawaran dikirim lewat BBM dan bukan email.

Sejak kirim penawaran pakai BBM pelanggan sudah mulai "cerewet" nanya ini itu sebelum bertransaksi, hingga sedikit sedikit nge PING minta jawaban segera... hadeww... sampai sampai CS saya sering mengeluh menghadapi "serangan" PING dengan bunyi khas nya tsb...

Oke, kembali ke topik di atas...

- Masih perlukah bertransaksi menggunakan email?
Jawaban saya IYA PERLU, jika belum punya email segera daftar email baru

- Apa saja transaksi yang sebaiknya menggunakan email?
Kirim penawaran resmi ke perusahaan, mengirim file daftar harga berukuran besar, mengirim lamaran kerja lewat email, mengirim nota lunas lewat email, dst.

- Apa kelebihan dan kekurangan transaksi menggunakan email?

Kelebihannya:
1. Email kita tidak bakal hilang sampai kapanpun (kecuali dihapus), ini merekam semua aktifitas seperti riwayat penawaran, pembayaran, file dan gambar. Berbeda dengan WhatsApp yang sebentar sebentar kita harus menghapus video, foto dan file karena memori hp penuh.

2. Dengan autoresponder kita bisa mengirim email penawaran berurutan secara otomatis terjadwal ke banyak subscriber.

3. Toko online yang ramai pembelinya bisa menggunakan email otomatis untuk notifikasi mengingatkan untuk segera melakukan pembayaran.

Kekurangannya:

1. Pelanggan jarang membuka email sehingga penawaran kita tidak dibaca / lambat dibaca.
2. Terkadang pengirimannya lama, bisa 2 hingga 15 menit baru terkirim.
3. Jika gagal terkirim kita dapat notifikasinya pun terkadang lama.

Jadi saran saya untuk bertransaksi bisnis online maupun ke perusahaan tetap gunakan email dan WhatsApp. Eh, belum punya akun Gmail? segera buat karena Gmail punya banyak keunggulan. Ini dia tutorial cara buat email Gmail.

Semoga pengalaman dan informasi ini bermanfaat, terima kasih....

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel